Selasa, 19 April 2011

media yang diproyeksikan

MEDIA VISUAL YANG DIPROYEKSIKAN DAN MEDIA AUDIO TRADISIONAL

Makalah ini Disusun sebagai Tugas Semester IV
Mata Kuliah Media Pembelajaran

Pembimbing: Dra.MG.Dwijiastuti, M.Pd









OLEH:
Kelompok 3
1. Adytya Nopriyanto (K7109003)
2. Anarida Dyah Nur Likha (K7109014)
3. Anggraeni Widha Swastia (K7109018)
4. Anggun Dwi Setya Putri (K7109019)
5. Arif Nur Rokhman (K7109033)
Kelas IV / A

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2011
BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Dalam dunia pendidikan, sering kali istilah alat bantu atau media Pembelajaran digunakan sebagai bahan ajar dalam rangka memudahkan siswa – siswi dalam menangkap materi peajaran. Hal ini tentu membutuhkan sebuah keuletan seorang pengajar / guru dalam membimbing murid di dalam kelas, supaya siswa lebih mudah untuk cepat tanggap dalam menghadapi permasalahan - permasalahan dalam proses belajar mengajar.
Proses pembelajaran dapat berjalan baik jika didukung oleh berbagai komponen pembelajaran yang berjalan sinegis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu komponen pembelajaran yaitu media pembelajaran. Media pembelajaran adalah setiap orang, bahan, alat, atau peristiwa yang dapat
menciptakan kondisi yang memungkinkan pebelajar menerima pengetahuan, ketrampilan dan sikap (Anitah, 2009).
Dalam Kegiatan Belajar mengajar di dalam kelas, setiap siswa tentu memiliki intelegensi yang berbeda – beda baik laki – laki maupun perempuan, itulah sebabnya mengapa media pembelajaran sangat dibutuhkan dalam proses pembelajaran.
Dizaman yang sudah modern seperti sekarang ini, media pembelajaran tentu sudah semakin canggih, apalagi dalam bidang elektronik. Sebagai pengajar tentu harus tahu akan hal ini, dan jangan sampai seorang pengajar dikatakan ketinggalan zaman. Dalam hal ini kami mengacu kepada media proyeksi diam, yakni sebagai media pembelajaran yang bisa digunakan sebagai alat bantu kegiatan belajar mengajar, sehingga siswa/siswi bisa menyaksikan bentuk/tampilan dari sebuah gambar / slide, seperti penggunaan OHP/ Infokus.
Menurut pandangan penulis didaerah Rokan Hulu sendiri bisa dibilang masih belum sepenuhnya bisa, dalam arti penggunaan media pembelajaran, disamping itu minimnya sarana dan prasarana alat bantu pengajaran juga menjadi penghalang bagi seorang Guru atau Pendidik, dimana harganya juga tergolong masih mahal. Hal ini tentu sebuah fenomena yang harus ditindak lanjuti secara serius baik oleh Pemerintah maupun masyarakat.
Pada kesempatan kali kami dari Kelompok IV akan membahas tentang Media yang dproyeksikan dan media audio tradisional sebagai media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran.

B. Perumusan Masalah

Dari Uraian Latar Belakang diatas dapat kita rumuskan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana Penggunaan Media visual yang diproyeksikan dalam kegiatan belajar mengajar?
2. Apa keunggulan Penggunaan Media visual yang diproyeksikan?
3. Apa kelemahan Penggunaan Media visual yang diproyeksikan?
4. Bagaimana mengatasi kelemahan guru dalam penggunaan media visual yang diproyeksikan di dunia yang modern ini?
5. Bagaimanakah penggunaan media Audio tradisional dalam pembelajaran?








BAB II
PEMBAHASAN

Kata media berasal dari bahasa latin, yang merupakan bentuk jamak dari kata medium, yang berarti sesuatu yang terletak di tengah (antara dua pihak atau kutub). Media juga dapat diartikan sebagai perantara atau penghubung antara
dua pihak, yaitu antara sumber pesan dengan penerima pesan atau informasi. Briggs (1985) mengatakan bahwa media pembelajaran pada hakekatnya adalah
peralatan fisik untuk membawakan atau menyempurnakan isi pembelajaran,
sedangkan Smaldino mengatakan bahwa media adalah suatu alat komunikasi dan
sumber informasi, media menunjukkan pada segala sesuatu yang membawa
informasi antara sumber pesan dan penerima pesan (Heinich R, Molenda and
Smaldino, 2002).
Dari berbagai definisi tersebut dapat dikatakan bahwa media pembelajaran adalah setiap orang, bahan, alat atau peristiwa yang dapat menciptakan kondisi yang memungkinkan pebelajar menerima pengetahuan, ketrampilan dan sikap.
a. Fungsi Media Pembelajaran
Fungsi media pembelajaran dalam proses pembelajaran, media memiliki fungsi sebagai pembawa informasi dari sumber (dosen) menuju penerima (mahasiswa). Sedangkan metode adalah prosedur untuk membantu mahasiswa dalam menerima dan mengolah informasi guna mencapai tujuan pembelajaran. Fungsi media dalam proses pembelajaran ditunjukkan pada gambar 2.2





METODE


Gambar 1. Fungsi Media Dalam Proses Pembelajaran (I Wayan S,2006)
Dalam kegiatan interaksi antara mahasiswa dengan lingkungan, fungsi media dapat diketahui berdasarkan adanya kelebihan media dan hambatan yang mungkin timbul dalam proses pembelajaran. Tiga kelebihan kemampuan media (Gerlach and Ely dalam Ibrahim, 2001) adalah sebagai berikut. Pertama kemampuan fiksatif, artinya dapat menangkap, menyimpan, dan menampilkan kembali suatu obyek atau kejadian. Dengan kemampuan ini, obyek atau kejadian dapat digambar, dipotret, direkam, difilmkan,kemudian dapat disimpan dan pada saat diperlukan dapat ditunjukkan dan diamati kembali seperti kejadian aslinya. Kedua, kemampuan manipulatif, artinya media dapat menampilkan kembali obyek atau kejadian dengan berbagai macam perubahan (manipulasi) sesuai
keperluan, misalnya diubah ukurannya, kecepatannya, warnanya,serta dapat pula
diulang-ulang penyajiannya. Ketiga, kemampuan distributif, artinya media
mampu menjangkau audien yang besar jumlahnya dalam satu kali penyajian
secara serempak, misalnya siaran TV atau Radio.
a. Jenis Media Pembelajaran
Anitah (2008) membagi media pembelajaran terdiri dari:
a. Media visual, yang terdiri dari :
1) Media visual yang tidak diproyeksikan (media sederhana)
2) Media visual yang diproyeksikan
a) Media audio (tradisional dan digital)
b) Media audio visual
c) Distance learning
d) Online learning
Dalam pembelajaran saat ini yang seringkali digunakan dalam pembelajaran adalah media OHP, VCD, audio tape dan rekaman video.
b. Penggunaan Media Dalam Pembelajaran
Adapun prinsip-prinsip umum penggunaan media adalah sebagai berikut:
1. Penggunaan media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai bagian integral dalam system pembelajaran.
2. Media pembelajaran hendaknya dipandang sebagai sumber daya
1. Guru hendaknya memahami tingkat hierarkhi (sequence) dari jenis alat dan kegunaannya
2. Pengujian media pembelajaran hendaknya berlangsung terus, sebelum,
3. selama dan sesudah pemakaiannya
4. Penggunaan multi media akan sangat menguntungkan dan
5. memperlancar proses pembelajaran
Pertimbangan yang lebih singkat dalam pemilihan mediaadalah:
1) Tujuan pembelajaran, tujuan harus dipertegas bahwa tujuan penggunaan
media pembeljaran dan kawasan yang diukur mungkin kognitif, afektif
dan psikomotor.
2) Pebelajar, sasaran yang akan berinteraksi dengan media adalah peserta
didik dengan jumlah dan karakteristik tertentu serta memiliki motivasi
yang berbeda-beda.
3) Ketersediaan, ketersediaan media yang akan dipilihatau alat yang
digunakan
4) Ketepatgunaan, dipertimbangkan kelebihan dan kelemahan media yang
dipilih
5) Biaya, penggunaan media pada dasrnya dimaksudkan untuk mencapai
efektifitas dan efisiensi, sehingga pemilihan media diusahakan dengan
biaya minimaltetapi dengan hasil maksimal
38
6) Mutu teknis, media yang akan digunakan harus dicek terlebih dahulu
yang meliputi gambar dan suara
7) Kemampuan SDM, kemampuan manusia dalam menggunakan media
pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar